Cara Daftar Jual di Shopee dan Tokopedia dari Nol untuk Pemula UMKM

Kenapa Harus Jual di Shopee dan Tokopedia?

Belum banyak pelaku UMKM yang sadar, beli produk lewat marketplace sekarang udah jadi kebiasaan dari 70 persen konsumen Indonesia. Kalau kamu punya produk lokal—bisa Residence, makanan, atau katalog produk untuk dijual—mendaftar di dua marketplace terbesar itu adalah langkah paling murah dan tercepat untuk mulai menjual tanpa biaya sewa toko fisik.

Artikel ini akan kamu baca dalam bahasa yang gampang. Nggak perlu punya background teknis, cukup HP dan koneksi internet, siap terbit.

Syarat Mendaftar Jual di Shopee atau Tokopedia

Sebelum kamu klik tombol “Buka Toko”, pastikan kamu punya ini:

  • KTP resmi (Kartu Tanda Penduduk)—bisa KTP biasa atau KTP Elektronik. Ini syarat utamanya, karena marketplace butuh identitas asli untuk verifikasi seller.
  • Rekening bank atas nama pribadi atau usaha—untuk menerima pembayaran. Shopee dan Tokopedia nggak ambil uang dari rekening ini, mereka hanya mengotentikasi.
  • Nomor HP aktif—untuk proses verifikasi dan notifikasi.
  • Kamera HP atau webcam—untuk foto KTP dan selfie verifikasi (jika diminta).
  • Dompet digital opsional—GoPay, OVO, Dana, atau ShopeePay untuk transaksi internal.

Langkah 1: Siapkan Akun dan Login

Download aplikasi Shopee atau Tokopedia dari Play Store / App Store. Atau web themeply di browser di tautan:

  • Shopee: shopee.co.id atau buka aplikasi
  • Tokopedia: tokopedia.com atau buka aplikasi

Buat akun pribadi dulu dengan email dan nomor HP. Login. Setelah itu, pilih menu “Jual” atau “Buka Toko”.

Langkah 2: Proses Pendaftaran Seller

Di bagian “Jual”, kamu akan diminta mengisi data identitas. Berikut urutan yang biasa muncul:

  1. Isi data pribadi: Nama sesuai KTP, nomor KTP, tanggal lahir, alamat.
  2. Upload foto KTP: Foto depan dan belakang (jika diminta). Pastikan foto jelas, tidak terblur.
  3. Verifikasi nomor HP: Masukkan kode OTP yang dikirim via SMS.
  4. Pilih kategori usaha: Misalnya “Fashion”, “Makanan & Minuman”, “Produk Lokal”, dll.
  5. Set nama toko: Bisa pakai nama brand kamu, atau nama yang relevan dengan produk.

Langkah 3: Atur Toko dan Upload Produk

Setelah akun seller aktif, kamu masuk ke dashboard seller. Di sana, hal yang wajib kamu lakukan:

  • Set foto profil toko dan banner toko—biar pembeli percaya.
  • Buat kategori produk: Misalnya “Baju”, “Aneka Makanan”, dll.
  • Upload produk pertama: Sertakan foto produk minimal 3 foto, deskripsi jelas, harga, stok, dan varian (ukuran/warna jika ada).
  • Atur metode pengiriman: Shopee Express, JNE, atau pengiriman independen. Tokopedia punya integrasi logistik serupa.

Tips Agar Toko Marketplace Selalu Terlihat Aktif

Pembeli jarang beli dari toko yang nggak aktif selama berbulan-bulan. Beberapa tips:

  • -post setidaknya 1 produk baru setiap minggu.
  • -respons ke chat pembeli dalam waktu 1 jam.
  • -rating toko di atas 4.5 nggak boleh turun. Servis pelanggan jangan kasar.
  • -ikutan program “Flash Sale” atau “Voucher Toko” yang disediakan marketplace.

Penutup

Mendaftar jual di Shopee dan Tokopedia memang nggak susah. Yang bikin diri waist adalah kamu menunggu terlalu lama sebelum mulai. Upload produk pertama hari ini, meskipun cuma 1 produk. Dari situ kamu belajar cara kerja marketplace, cara dapat feedback, dan cara naikkan penjualan dari nol.

Kalau kamu bingung soal mana yang lebih cocok—Shopee atau Tokopedia—coba daftar keduanya sekaligus. Tidak ada biaya pendaftaran, jadi kamu nggak rugi mencoba keduanya.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *